• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Wisata›Polisi Tunda Pemeriksaan Siswa Perakit Bom di Padang, Tunggu Pemulihan PsikologisArtikel

Polisi Tunda Pemeriksaan Siswa Perakit Bom di Padang, Tunggu Pemulihan Psikologis

Wisata2026-09-08 03:41:271

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatera Barat, menunda pemeriksaan terhadap R (17), seorang siswa yang diduga sebagai perakit bom rakitan yang meledak di lingkungan sekolah pada Selasa (14/7/2026).

Penundaan dilakukan karena kondisi psikologis pelaku yang dinilai belum stabil pascakejadian.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan anak di bawah umur serta mengungkap adanya dugaan perundungan (bullying) sebagai latar belakang tindakan tersebut.

Mengapa pemeriksaan terhadap pelaku ditunda?

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol M Yasin menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap R belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini disebabkan kondisi psikologis pelaku yang masih terguncang.

"Pemeriksaan belum dilakukan karena masih menunggu proses rehabilitasi dan pemulihan terhadap pelaku," kata Yasin di Padang, Senin (20/7/2026) dikutip dari Antara.

Menurutnya, R yang masih berusia 17 tahun dan berstatus sebagai anak, membutuhkan penanganan khusus. Guncangan psikologis yang dialami setelah insiden ledakan membuatnya belum siap untuk dimintai keterangan.

Jika pemeriksaan dipaksakan, dikhawatirkan akan memengaruhi kualitas informasi yang diberikan oleh pelaku.

Bagaimana proses pemulihan terhadap pelaku dilakukan?

Saat ini, R tengah menjalani penanganan oleh tim terpadu yang terdiri dari berbagai instansi di bawah Pemerintah Kota Padang.

Penanganan tersebut mencakup beberapa aspek untuk memastikan kondisi pelaku pulih secara menyeluruh. Program pemulihan meliputi:

Rehabilitasi sosialRehabilitasi psikologisReintegrasi sosial

Selama proses tersebut berlangsung, R ditempatkan di rumah aman yang disediakan oleh pemerintah daerah. Sementara itu, pengawasan tetap dilakukan oleh pihak kepolisian.

Yasin mengatakan bahwa proses rehabilitasi dijadwalkan berlangsung hingga 28 Juli. Setelah kondisi pelaku dinilai membaik, barulah pemeriksaan akan dilakukan.

Bagaimana perkembangan penyelidikan kasus ini?

Meski pemeriksaan terhadap pelaku ditunda, proses penyelidikan tetap berjalan. Satreskrim Polresta Padang telah memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap kronologi dan latar belakang kejadian.

Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa R mempelajari cara merakit bom secara otodidak melalui internet selama kurang lebih empat bulan.

Selain itu, bahan dan peralatan yang digunakan untuk merakit bom diperoleh melalui toko daring.

Seluruh proses perakitan dilakukan secara mandiri tanpa sepengetahuan orang tua maupun keluarga.

Setelah dirakit, benda tersebut disimpan hingga akhirnya digunakan dalam aksi peledakan di lingkungan sekolah.

Polisi mengungkap bahwa motif utama pelaku melakukan aksi tersebut diduga karena rasa kesal akibat menjadi korban perundungan di lingkungan sekolah.

Kondisi tersebut memicu emosi pelaku hingga nekat merakit dan meledakkan bom di pekarangan sekolahnya sendiri. 

URL artikel:http://papertraillab.com/html/04d699989.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Soal Mahasiswi Gagal Temui Dedi Mulyadi, Pemkab Solok Selatan Siap Bantu Rachmi

  • Waka Komisi III DPR Kritik Hotman soal Febrie: Gak Usah Bawa-bawa Presiden

  • Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki

  • Kucing-kucing Penghuni Stasiun dan Ledakan Populasi yang Terus Bertambah

  • Prabowo Tekankan Digitalisasi Pemerintahan, Singgung Kartu Identitas Tunggal

  • PWI Polisikan Hotman Paris Buntut Ucapan 'Lu Punya Otak Nggak'

  • Febrie Adriansyah Punya Dua Status Hukum dalam Kasus yang Sama, Ini Kata Pakar

  • Ada Mobil Tangki Gratis Selama Air PAM Mati di Jakbar, Begini Cara Aksesnya

Artikel Populer

  • 1Rooney Minta Timnas Inggris Pertahankan Tuchel, Kecuali Pep Guardiola Datang
  • 2Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Bali Ditangkap di Soetta!
  • 3Lu Punya Otak, Enggak?
  • 4Viral Video Ban Truk Kontainer Meletus Terpental Timpa Pemotor di Surabaya, Begini Kronologinya
  • 5Densus Pastikan Pelaku Teror Bom di SDN Jaksel Tak Terkait Jaringan Teroris
  • 612 Contoh Jawaban Cara Menerapkan Inspirasi untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi PMM
  • 7Mendagri Ungkap Strategi Cegah Korupsi di Daerah Lewat Sistem-Integritas
  • 8Kronologi Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing, Bermula dari Minta "Uang Kopi" Rp 300.000
  • 9Rincian Utang Rp 1,6 Triliun BGN Era Dadan: Bayar EO, Unhan, hingga Sendok
  • 10Angkot Tua yang Nekat Beroperasi Bakal Dikandangkan
  • 11OTT Lagi, Kini Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang Dicokok KPK
  • 12Fadia Arafiq Segera Disidang di Kasus Pengadaan Jasa Outsourcing

Tag Populer

  • Berita
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Kesehatan

Populer Situs

Polda Metro Hormati Putusan PN Jaksel Tolak Praperadilan Kedua Roy Suryo

Viral 2 Pekerja Migran Asal Agam Terikat Minta Dipulangkan dari Myanmar, BP3MI Tindak Lanjuti

MPR Gelar Agenda Sarasehan Nasional di Riau, Bahas Obligasi Daerah

Jaringan Judi Online Terungkap di Purwakarta Libatkan WNA, Omzet Capai Rp 96 Miliar

Andy Burnham Resmi Jadi PM Baru Inggris, Langsung Dapat Titah Raja Charles

1.147 Mahasiswa UPI Siap Mengajar di Ratusan Sekolah Jawa Barat

Kisah Awal Pertemuan Messi dan Lamine Yamal Sebelum Final Piala Dunia 2026

Pasca-ledakan Gudang Amunisi Madiun, RSUD Caruban Dijaga Ketat dan Akses Publik Dibatasi

Artikel Populer

  • 1Benarkah "Remote Working" Bisa Kurangi Emisi Karbon?
  • 2Penyebab Penyelenggara Open Trip Di-blacklist 2 Tahun di Gunung Lawu
  • 3Aliansi Masyarakat Adat Desak DPRD NTT dan Kapolri Evaluasi Hasil Seleksi Akpol 2026
  • 4Cegah Truk Tabrak JPO Jakarta, Rambu Batas Tinggi dan Portal Sensor Perlu Diperbanyak
  • 5Sopir Truk Diduga Microsleep, Picu Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di JORR
  • 6Ingatkan Kepala Daerah, Bahlil: Blok Masela Bukan Proyek APBD, Jangan Titip Tim Sukses
  • 7Iran Tuduh AS Lakukan Kejahatan Perang Usai Infrastruktur Vital Diserang
  • 8KSSK Lapor Kredit Perbankan Tumbuh 11,5 Persen, DPR Soroti Penyaluran ke UMKM
  • 9Festival Game Genshin Impact, Honkai Star Rail, dkk Kembali Digelar di Jakarta, Ini Tanggal dan Harga Tiketnya
  • 10Simak! Rekayasa Lalin di Pekanbaru Saat Riau Bhayangkara Run 2026 Besok

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Teknologi
    • Berita
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Bisnis
    • Otomotif
    ×