• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Berita›Cerita Kedekatan Iptu Motalip dengan Warga Nduga dalam Jaga KeamananArtikel

Cerita Kedekatan Iptu Motalip dengan Warga Nduga dalam Jaga Keamanan

Berita2026-09-08 02:59:04978

Iptu Motalip Litiloly mengedepankan pendekatan kekeluargaan untuk menghadirkan keamanan di Nduga, Papua Pegunungan. Berkat kedekatan dengan warga, Kasat Samapta Polres Nduga itu akrab dipanggil 'Pak Salib' oleh warga setempat.

Iptu Motalip merupakan salah satu kandidat Hoegeng Awards 2026. Talip sudah bertugas di Nduga sejak tahun 2012, pada saat Pospol Kenyam dibentuk.

"Selama saya melaksanakan jabatan di Pospol Nduga, itu banyak konflik yang terjadi, perang saudara," kata Talip dalam wawancara kandidat Hoegeng Awards 2026.

Saat pertama kali tiba di Nduga, Talip tidak serta-merta diterima oleh masyarakat. Sebab dia bukan putra setempat.

"Ada salah satu tokoh masyarakat, saya curhat ke beliau 'Bapak, izin, adik mau bicara dengan Bapak', saya sampaikan 'Bapak, saya lihat warga di sini saat lihat kita berseragam, kita berpapasan, kita mau kasih sapa, dia lihat kita dari jarak 2 meter, dia sudah tunduk lalu menghindar dari kita'," kata Talip.

"Beliau sampaikan 'Adik, minta maaf, Nduga ini masih trauma dengan kasus penyanderaan Mapenduma tahun '96. Hanya alhamdulillah kamu mulai pelan-pelan, dekati masyarakat dengan mendatangi warga-warga, kita sambangi mereka," imbuhnya.

Kemudian Talip berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Dia datang ke rumah-rumah warga, dan mengajak warga mampir ke pos polisi untuk sekedar minum kopi.

"Kita ngopi berang-bareng, kita kasih pemahaman ke mereka bahwa 'kami di sini bukan kita bikin susah masyarakat, kami datang ke sini untuk bantu masyarakat, kalau ada masalah panggil kami'. Akhirnya dari mulut ke mulut masyarakat mulai berbondong-bondong datang ke pospol," ujarnya.

Wisen Tabuni, Kepala Kampung Pririmpirim, mengungkap peran Iptu Talip di Nduga. Wisen menyebut Iptu Talip mampu meredam konflik yang pernah dialaminya.

"Mengenai Bapak Talip dia selama tahun 2012 sampai dengan saat ini, selama dia di sini masalah konflik, saya sendiri sebagai pemimpin perang, itu tahun 2017, itu Pak Talip luar biasa, kami warga dua kubu sampai perang, baku punung, baku panah. Begitu dia masuk itu langsung dia bilang 'Hei, itu tidak boleh', sampai di sini," ucap Wisen.

Wisen menyebut warga kampungnya sangat menghargai sosok Iptu Talip. Bahkan, kata dia, Talip datang ke gunung-gunung untuk mengunjungi warga.

"Kami hargai Pak Talip ini, dia turun ke distrik pun pernah masuk, gunung-gunung itu, sampai ke distrik Yigi, Mapenduma," tutur dia.

Salah satu warga, Iksana Murib yang juga Guru Sekolah Yembe Mileh pernah menyaksikan sendiri Iptu Motalip turun ke tengah-tengah konflik. Dia menyebut Talip berani turun ke lapangan untuk mendamaikan.

"Pernah lihat Pak Talip itu, ada musuh dari pihak bawah, jadi meraka perang di dekat Polres. Jadi musuh dari pihak bawah mau serang musuh pihak atas, Pak Talip itu di tengah-tengah, jujur dalam pikiran saya 'orang ngapain di tengah-tengah perang' karena kita ada orang asli Nduga takut," ucap dia.

Pendeta BPDI Pantekosta, Isak Murib, mengatakan Talip sangat dekat dengan gereja walaupun beragama Islam. Dia menyebut Talip memiliki panggilan akrab 'Salib' dari warga.

"Kami senang dengan Pak Talib, berapa kali saya lihat dia mau dipindah, tapi saya bilang tidak. Saya bersama dengan teman-teman tujuh denominasi gereja termasuk bapak-bapak dari haji, sama-sama kami tetap pertahankan di Kabupaten Nduga, pindah ke tempat lain? Tidak," tutur dia.

"Karena di sini nama Talip itu, kita punya Salib Kristus, sama nama, dari mereka hanya nama tapi dari kami ada artinya," lanjutnya.

Kapolres Nduga AKBP Alredo Agustinus Rumbiak memuji cara pendekatan Iptu Talip dengan masyarakat. Dia menyebut masyarakat Nduga tidak ada yang tidak mengenal Talip.

"Mereka mengakui 'Talip orang paling kami segani, ko paling baik, tapi jangan ko sakiti masyarakat e'. Orang di atas gunung sana tahu Talip lho, semua tahu Talip, Talip sudah datang ke sana, melayani sampai sana," kata Alredo.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/221a799771.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • The Odyssey Tayang dalam Format Berbeda, Apa Beda Dolby, IMAX dan 70mm?

  • Israel Marah Dukungan Publik AS Merosot Meski Kucurkan Rp 26 M per Bulan

  • DPRD Jember Dukung Program Home Care, Dorong Pengaturan Shift Nakes agar Layanan Optimal

  • Jual Lotion dan Kosmetik Ilegal, Sejoli di Malang Diringkus Polisi

  • AS Jatuhkan Sanksi ke 'Pemodal Utama' Mojtaba Khamenei

  • Air PAM di Jakbar Berpotensi Mati 5 Hari Mulai 17 Juli, 55.272 Pelanggan Terdampak

  • SDN Pocin 1 Depok Dibongkar untuk Jadi Rumah Kreatif, Kini Hampir Rata dengan Tanah

  • Eks Dirjen Pajak Kritik Kenaikan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bogor

Artikel Populer

  • 1Kini Pakai Rompi Pink, Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung
  • 22 Pembobol Toko Sepatu di Bekasi Dicokok, Pelaku Juga Garong 2 Minimarket
  • 3Kronologi ASN BPN Nias Tewas di Apartemen Medan, Polisi Ungkap Penyebab Kaki Korban Putus
  • 4KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Pajak Banjarmasin
  • 5Koruptor Berprestasi
  • 6Menkum Buka Suara soal Tarif Baru Naturalisasi dan Lepas Status WNI
  • 7Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia
  • 8Polisi Tangkap Komplotan Curanmor Bersenpi, 1 Orang Buron
  • 9Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan
  • 10OJK Bantah Isu Berobat Pakai Asuransi Wajib Bayar 10 Persen, Ini Aturan Terbarunya
  • 11Curhatan di Status WhatsApp Bongkar Aksi Ketua RT di Lumajang yang Diduga Perkosa Anak 14 Tahun
  • 12Kortas Tipikor: Korupsi Modal Terkait Batu Bara Diduga Rugikan Negara Rp 38,9 M

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Berita

Populer Situs

Meski Jumlah Loyalis Berkurang, Pendukung Tetap Optimistis Sudewo Bebas dan Kembali Jadi Bupati Pati

Kapal Tanker Meledak-Terbakar di Selat Hormuz, Awaknya Selamat

Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat

Lewat Vicon, Prabowo Minta Maaf Tak Hadiri Langsung Groundbreaking Abadi Masela

Syarat-syarat Agar KPK Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah dari Kejagung

Dedi Mulyadi Pilih Benahi Masalah Jabar daripada Ganti Nama Jadi Tatar Sunda

DBS Proyeksikan Harga Emas Tembus 5.300 Dollar AS per Troy Ons

Polres Kuansing Ungkap Kasus Pengolahan Emas Ilegal, 1 Tersangka Dijerat

Artikel Populer

  • 1Korban Tewas Tabrakan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit Jadi 4 Orang
  • 2Buka Lomba Asah Keterampilan PERIKHSA, Bamsoet Tekankan Integritas
  • 3Kelompok Kriminal Terorganisir India Jadi Ancaman Global
  • 4Pemerintah Ingin Draf RUU Perampasan Aset Sesuai UUD ’45 dan KUHAP Baru
  • 5Sebulan Tuntas, Jembatan Bailey Wih Kanis Pulihkan Akses Aceh Tengah
  • 6OJK Bantah Isu Berobat Pakai Asuransi Wajib Bayar 10 Persen, Ini Aturan Terbarunya
  • 7Pertamina Tambah Jam Operasional BBM di Aceh, Distribusi Dipercepat hingga 14 Jam
  • 86 Maskapai Akan Terbang dari Bandara Husein Sastranegara, Ini Rutenya
  • 9Yang Bikin Sekeluarga Gotong Paksa Tetangga di Gambir: Tersinggung Klakson
  • 10PFII Dinilai Terlalu Obral Pajak, Kantong Penerimaan Negara Rawan Bocor

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Berita
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • Hiburan
    • Teknologi
    ×