• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Otomotif›Pemkab Buleleng Berencana Gabung 4 Sekolah demi Efektivitas PendidikanArtikel

Pemkab Buleleng Berencana Gabung 4 Sekolah demi Efektivitas Pendidikan

Otomotif2026-09-08 02:53:1064778

Menurut Surya, jika jumlah penduduk usia sekolah di suatu wilayah masih membutuhkan keberadaan sekolah sesuai standar pelayanan minimal (SPM), maka sekolah tersebut akan tetap dipertahankan.

Namun, jika dalam beberapa tahun jumlah siswanya terus menurun, kondisi tersebut menjadi salah satu indikator yang dipertimbangkan dalam kebijakan regrouping.

"Yang akan kami regrouping itu sekolah-sekolah yang berdekatan atau satu area. Jadi bisa kami melakukan efektivitas dengan cara satu manajemen," kata Surya Bharata.

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat empat sekolah yang sedang dikaji untuk digabung. Kajian tersebut sebelumnya telah dibahas bersama DPRD Buleleng.

Empat sekolah yang masuk dalam kajian berada di wilayah Sambirenteng, Joanyar, Banjarasem, dan satu sekolah lainnya yang masih dalam pembahasan.

"Pada awalnya kami ada empat dan kajiannya sudah masuk. Nanti kami tunggu untuk dapat dijadikan prioritas regrouping,” ucapnya.

Surya Bharata menambahkan, proses regrouping juga mempertimbangkan kesiapan administrasi sekolah, termasuk penerbitan ijazah bagi siswa agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Di sisi lain, Disdikpora mencatat masih terdapat sejumlah sekolah yang menerima peserta didik baru dalam jumlah minim pada tahun ajaran 2026/2027.

Secara umum, jelas dia, sekolah dengan jumlah siswa di bawah 20 orang dikategorikan minim.

Untuk jenjang SD, standar jumlah siswa per rombongan belajar yang ditetapkan dalam SPM adalah 28 siswa. Sementara SMP sebanyak 32 siswa dan PAUD sebanyak 15 siswa.

"Kalau sekarang ada di bawah itu ya kami masih wajar. Tetapi kalau jauh di bawah standar, memang minim," katanya.

Menurut Surya Bharata, minimnya jumlah siswa di sejumlah sekolah lebih banyak dipengaruhi sedikitnya jumlah penduduk usia sekolah di wilayah tersebut, bukan karena sekolah tidak diminati masyarakat.

Ia mencontohkan, beberapa sekolah yang menerima sekitar 15 hingga 20 siswa tetap melayani masyarakat karena menjadi satu-satunya sekolah yang berada dekat dengan tempat tinggal siswa.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/313f699680.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Jember Fashion Carnaval 2026 Bakal Digeler 24-26 Juli, Angkat Tema HEAL

  • Polda Metro Hormati Putusan PN Jaksel Tolak Praperadilan Kedua Roy Suryo

  • Polisi Bongkar Illegal Logging di Pelalawan, 10 Kubik Kayu Disita

  • ART di Tulungagung Curi Emas Majikan Senilai Rp 20 Juta, Tak Ditahan karena Menyusui

  • WNI Kabur saat Tur di Korea Selatan, Astindo Sebut Agen Bisa Diblacklist Kedutaan

  • Influencer Kontroversial Andrew Tate dan Tristan Ditangkap di AS

  • Konflik Adonara, Menteri HAM Dorong Penyelesaian Lewat Pendekatan Budaya

  • Istana dan Gerindra Kompak Minta Hotman Jangan Kaitkan Febrie dengan Prabowo

Artikel Populer

  • 1Hampir 1.000 Burung Liar Diangkut dalam Bagasi Bus Menuju Jakarta, Digagalkan di Bakauheni
  • 2Sekongkol Jahat Anak Angkat dan Pacar di Nganjuk, Habisi Nyawa Ayah karena Dendam dan Utang
  • 3Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar
  • 4Pengiriman BBM di Sumut Menyusut Ketika Sampai di SPBU, Polda Sumut: Masih Kita Selidiki
  • 5Siswi SD di Lampung Timur Jadi Korban Perundungan, LPAI: Guru Jangan Hanya Mengawasi di Dalam Kelas
  • 6Obligasi Daerah Dinilai Cocok Jadi Alternatif Pembiayaan di Riau
  • 7KLHN 2026: AHM Dorong Transformasi Layanan Berbasis Empati
  • 8Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka
  • 9Sumarsih Nilai Kementerian HAM Tak Diperlukan untuk Selesaikan Kasus HAM Berat
  • 10NIB Wajib bagi Pedagang E-commerce, Kemendag Tegaskan Tak Otomatis Kena Pajak
  • 11Sungai Kampar di Riau Tercemar Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Walhi: Aparat Harus Cepat Bertindak
  • 12Mendagri Heran Masih Ada Bupati Terjerat Korupsi Padahal Sudah Retret

Tag Populer

  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Berita
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi

Populer Situs

BGN Ungkap Evaluasi MBG Fokus ke Penerima Manfaat hingga Insentif SPPG

Menjemput Sehat dari Rumah-rumah Warga di Jember...

Dikira Razia, Bapenda Kaltara Tegaskan Operasi Tempel-Tempel Hanya Pengingat Pajak Kendaraan

Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Lionel Messi: Rasa Sakitnya Luar Biasa

20 Negara dengan Kekayaan Rata-rata Penduduk Tertinggi, Ada Tetangga Indonesia

Peternakan Sapi Perah Rp 1,2 Triliun Mulai Dibangun di Brebes

Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat

Jual Lotion dan Kosmetik Ilegal, Sejoli di Malang Diringkus Polisi

Artikel Populer

  • 16 Kesalahan Memasak yang Membuat Wajan Antilengket Cepat Rusak
  • 2DPRD Jabar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda
  • 3Gaspol! Hari Ini: Adi Prayitno Menerawang Lawan Prabowo di 2029
  • 4Kurang dari 6 Jam, Tim Macan Linggau Tangkap Pelaku Pembakaran 11 Rumah
  • 5El Nino Bukan Vonis Kekeringan
  • 6DPRD Surabaya Dukung Penataan PKL di Surabaya, Dorong Langkah Humanis
  • 7Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
  • 8Kapolresta Tangerang Sebut Hari Bhayangkara Jadi Momen untuk Berbenah
  • 9Kejari Tangsel Setor Uang Rampasan Rp 14,2 Miliar Kasus Pinjol ke Kas Negara
  • 10Buntut Panjang Ulah Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korea

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Berita
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    ×