• Teknologi
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
›Beranda›Teknologi›Kolaborasi Heri Dono dan Adelle, dari Kanvas ke Koleksi PerhiasanArtikel

Kolaborasi Heri Dono dan Adelle, dari Kanvas ke Koleksi Perhiasan

Teknologi2026-09-08 02:52:0637164

Melalui kolaborasi ini, Heri Dono menerjemahkan bahasa visual khasnya ke dalam empat karya perhiasan eksklusif berupa bros, pendant, anting, dan karya kinetik. Seluruh desain yang akan segera diluncurkan di tahun ini, mengadaptasi karakter visual yang selama ini hadir dalam lukisan dan instalasinya, dipadukan dengan ketelitian pengerjaan khas Adelle Jewellery.

Inspirasi koleksi berasal dari salah satu karya ikonik Heri Dono yang lahir menjelang era Reformasi pada 1996. Sosok bidadari yang terjebak dalam jaring menjadi metafora tentang kebebasan, harapan, dan gagasan yang kerap dibatasi ruang sosial maupun politik. 

Kini, simbol tersebut diterjemahkan ke dalam berlian dan batu mulia, menghadirkan karya yang dapat dikenakan tanpa kehilangan makna artistiknya.

Koleksi perhiasan dari Adelle JewelleryAdelle Jewellery Koleksi perhiasan dari Adelle Jewellery

Owner Adelle Jewellery, Michael Surya, mengatakan bahwa perhiasan tidak lagi dipandang sekadar sebagai pelengkap penampilan, melainkan sebagai karya seni yang memiliki cerita dan identitas budaya yang kuat. 

Menurutnya, kolaborasi bersama Heri Dono menjadi langkah awal untuk membawa budaya Indonesia ke panggung internasional melalui bahasa desain yang universal. 

"Kami ingin menghadirkan sebuah karya seni yang dapat dipakai, diwariskan, sekaligus membawa cerita Indonesia kepada dunia. Tantangannya adalah menerjemahkan karakter visual Heri Dono yang sangat kuat ke dalam bentuk yang tetap elegan, fungsional, dan relevan bagi perempuan maupun laki-laki," kata Michael Surya, di acara yang sama.

Sementara itu, General Manager G3N Project Andry Ismaya Permadi menilai, kolaborasi lintas disiplin seperti ini menjadi masa depan ekosistem seni Indonesia.

Menurutnya, seni tidak lagi hidup di ruang galeri semata, melainkan harus mampu berdialog dengan industri kreatif lain agar dapat menjangkau publik yang lebih luas tanpa kehilangan kedalaman gagasannya.

"Seni memiliki kemampuan untuk menghubungkan disiplin yang berbeda dan menciptakan nilai kebaruan. Ketika seniman, brand, dan ekosistem kreatif bekerja bersama, yang lahir bukan hanya sebuah produk, tetapi sebuah warisan budaya yang relevan dengan zaman," ujar Andry.

URL artikel:http://papertraillab.com/html/328a799664.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Mulai 2027, Pemprov Jatim Bidik Pelebaran 20 Km Jalan Provinsi per Tahun

  • Prabowo Panggil Sejumlah Anggota Kabinet ke Istana, Bahas Apa?

  • Samsung Kembangkan Chip AI “Gaia”, Laptop Masa Depan Bakal Lebih Pintar

  • Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal

  • Eggi Sudjana Bangga dengan Prabowo soal Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

  • Jaksa Agung: Sinergi dengan Polri Sudah Sejak Lama, Kami Tak Bisa Dipisah

  • Eks Kades Ini Tilap Dana Desa Rp 387 Juta demi Selingkuhan

  • Viral Wanita di Bekasi Diduga Dianiaya-Disekap Pacar, Polisi Turun Tangan

Artikel Populer

  • 1LBH: Admin TheKerupuk Tak Pernah Diizinkan Bicara Empat Mata dengan Pengacara Saat Diperiksa
  • 2Kejari Tetapkan ASN Pemkab Bogor Tersangka Korupsi RSUD Parung, Langsung Ditahan
  • 3Liburan Berakhir di Klinik akibat Sengatan Ubur-ubur Pantai Glagah
  • 4Iran Ogah Negosiasi Usai Digempur AS, Fokus Pertahanan Negara
  • 5Pencarian Hari Ke-empat Belum Membuahkan Hasil, 25 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang
  • 6Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Jaksel, Diduga Bunuh Diri
  • 7Ketum Dekopin Bantah Anggapan Koperasi Kuno: Real Madrid Dikelola Koperasi
  • 8Komisi III DPR Usul Kejagung Bentuk Tim Independen Usut Kasus yang Jerat Febrie
  • 9Menggila, Harga Tiket "Resale" Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp 41 Miliar
  • 10Candra Naya di Glodok, Rumah Keluarga Tionghoa Kaya Zaman Batavia
  • 11Salut! Siswa SD di Boyolali Temukan Celah Keamanan di Situs NASA
  • 12Hensat Puji Keberpihakan Prabowo Berantas Korupsi di Kasus Febrie Adriansyah

Tag Populer

  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Wisata
  • Otomotif
  • Berita
  • Kesehatan
  • Teknologi

Populer Situs

AS Perluas Serangan, Iran Ancam Infrastruktur Regional

Lapo yang Disidak di Cengkareng Jakbar Jual Daging Anjing

Hensat Puji Keberpihakan Prabowo Berantas Korupsi di Kasus Febrie Adriansyah

Houthi Umumkan Blokade Laut untuk Arab Saudi: Mata Dibayar Mata

Momen Pelaku Penusukan Acak di Tangerang Ampun-ampunan saat Dibekuk Polisi

Juara LCC Empat Pilar Papua, SMA YPPK Teruna Bakti Maju ke Tingkat Nasional

Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan 3 Lokasi Kunker Wapres di Palembang

Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen di Simalungun

Artikel Populer

  • 1Bareskrim Lepas Police Line dan CCTV di White Rabbit Jaksel Terkait Narkoba
  • 2Pelajar Bom Sekolah Diduga Di-Bully, Sekolah Dinilai Harus Ada Sistem Anti-perundungan
  • 3Studi: Mayoritas Karhutla Besar di Asia Tenggara Berasal dari Banyak Titik Api
  • 4ITS Bikin Traktor Perahu Listrik untuk Pertanian Lahan Gambut
  • 5Kehilangan Orangtua dan Kaki Diamputasi, Lovanya, Siswi SD Korban Kecelakaan Maut Cirebon Dijamin Pendidikannya
  • 6Bertemu Kajati, Kapolda Riau Tegaskan Polri-TNI-Jaksa Solid
  • 7Standing Motor di Atas Jembatan, Pria Kampar Terjatuh ke Sungai dan Hilang
  • 8Cekcok Duit dan Ganti Rugi Motor Picu Delon Bunuh Yani di Sukabumi
  • 9Warga Terusik gegara Content Creator Promosi Miras di Ruang Publik
  • 10Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 18 Juli 2026, Berangkatan dari Palur hingga Yogyakarta

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Berita
    • Kesehatan
    • Bisnis
    ×